Merefleksikan Ulang, Sejarah Singkat Kronologi Hari Kemerdekaan Indonesia


Ilustrasi Hari Kemerdekaan Indonesia-Ibnu Lukman-flickr

JURNALIS INDONESIA - Pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang telah diraih.

Hari itu Soekarno dan Mohammad Hatta membacakan teks Proklamasi. Pembacaan teks Proklamasi merupakan tanda bahwa Indonesia telah Merdeka.

Teks Proklamasi terdiri dari dua alinea yang penuh dengan pemikiran dari Soekarno, Hatta, dan Soebardjo di kediaman Laksamana Muda Tadashi Maeda.

(BACA JUGA:Kronologi Singkat Pertempuran Surabaya, Dampak dari Hari Kemerdekaan Indonesia, Arek Suroboyo Membara!)

Naskah dikerjakan pada tanggal 17 Agustus 1945 jam 3 pagi dan selesai dalam waktu 2 jam. Naskah tersebut kemudian diserahkan kepada Sayuti Melik untuk diketik. Didampingi BM Diah, Sayuti kemudian mengetik teks proklamasi dan naskahnya ditandatangani oleh Soekarno.

Naskah Proklamasi dibacakan pada tanggal 17 Agustus 1945, pukul 10.00 WIB Proklamasi kemerdekaan berlangsung di depan rumah Soekarno di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, dalam suasana yang begitu khusyuk. Usai pembacaan Proklamasi, bendera Merah Putih yang dijahit Fatmawati dikibarkan.

Sehari sebelum Hari Kemerdekaan atau tepatnya 16 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta diculik oleh sejumlah pemuda antara lain Soekarni, Wikana, Aidit, dan Chaerul Saleh. Para pemuda itu menculik kedua proklamator untuk mendesak mereka segera mewartakan dan menjauhi pengaruh Jepang.

(BACA JUGA:Sejarah Biografi Bung Tomo Pahlawan Nasional Asal Suroboyo dalam Pusaran Hari Kemerdekaan Indonesia)

Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang. Mereka kemudian mendesak Soekarno dan Hatta untuk mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Mengutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebelumnya Golongan Tua dan Muda berbeda pendapat mengenai kapan mereka mendeklarasikan kemerdekaan.

`
Kategori : Nasional