5 Langkah Mudah Merawat Ikan Koi Kesayangan Anda, Harus Rajin Monitor!


Ilustrasi Memberi Nutrisi Tambahan pada Ikan Koi-Amar Preciado-Pexels

JURNALIS INDONESIA - Jika Anda ingin memelihara Ikan Koi dan masih belum tahu bagaimana Cara Merawat dengan benar, coba 5 langkah mudah berikut!

Memelihara ikan koi memang gampang-gampang susah, karena ikan koi berasal dari Jepang yang di mana iklim negara tersebut berbeda dengan Indonesia.

Diperlukan ketekunan dan kesabaran jika ingin ikan koi Anda selalu sehat dan sejahtera.

Jika ikan koi sehat sentosa, Anda juga akan ikut lega dan bahagia tentu saja.

(BACA JUGA:Manfaat Ikan Koi sebagai Sarana Healing, Yuk Cek!)

Dengan menjaga kebersihan air kolam, ikan koi dapat terhindar dari beragam parasit yang mengganggu kesehatan.

Anda harus mempersiapkan kolam dengan kedalaman sekitar 50 cm yang dapat menampung 1100 liter air.

Lebar kolam dapat Anda sesuaikan dengan lokasi atau hunian Anda. Namun, satu hal yang perlu diingat adalah lebar kolam harus cukup untuk memberi ruang gerak bagi ikan koi.

(BACA JUGA:Khusus buat Pemula! Cara Budidaya Ikan Koi Beserta Kelemahannya, Yuk Cek!)

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara merawat ikan koi bagi pemula agar ikan koi hidup lama dan sehat.

1. Monitor kebersihan air kolam secara rutin

Air kolam yang kotor bisa dari berbagai benda di sekitar kolam seperti daun kering, atau debu dari luar, tak hanya dari kotoran ikan atau endapan pakan ikan.

Jika terdapat kotoran daun yang mengambang, segeralah ambil dan buang untuk menjaga kebersihan air kolam.

Kalau tidak segera dibuang, daun tadi bisa membusuk dan mengendap di dasar kolam.

Endapan tadi bisa mengotori air kolam dan mengganggu kesehatan ikan koi.

Gunakan serok untuk mengambil kotoran atau buih yang dihasilkan ikan koi.

(BACA JUGA:Ikan Koi Sakit? Obati dengan Garam Ajaib ini, Yuk Cek!)

2. Bersihkan kotoran yang menumpuk di dasar kolam

Biasanya, ikan koi tidak menghabiskan pakan yang diberikan. Pakan yang tidak termakan tadi bisa menumpuk di dasar kolam.

Jika tidak segera diatasi, sisa pakan yang menumpuk di dasar kolam bisa membusuk dan menyebabkan bau tidak sedap dan beracun bagi ikan koi.

Banyaknya kotoran yang menumpuk di dasar kolam juga mampu meningkatkan kadar amonia yang menyebabkan peningkatan kadar pH air.

Anda dapat mengatasi kadar amonia dalam air kolam dengan mengalirkan air yang berisi filter bioball.

Bersihkan filter bioball secara rutin 2 hingga 3 kali sebulan.

(BACA JUGA:Jangan Sembarangan! Begini Cara Membangun Kolam Ikan Koi yang Benar, Yuk Cek!)

3. Pemeriksaan air kolam rutin tiap minggu

Periksa kebersihan air kolam dengan menggunakan test kit.

Pemeriksaan rutin setiap minggunya berguna untuk mengantisipasi datangnya penyakit ikan koi.

Apabila ikan menunjukkan gejala sakit, segera angkat dan pindahkan ke kolam karantina hingga sembuh.

Dengan memindahkan ikan sakit ke kolam karantina bisa mencegah penyakit yang diderita ikan satu tidak menular ke ikan koi yang sehat.

(BACA JUGA:Cara Memberi Makan Ikan Koi yang Benar Serta Rekomendasi Pakan Murah, Yuk Cek!)

4.  Rajin membersihkan peralatan

Hal penting yang harus diperhatikan adalah membersihkan peralatan guna menjaga kebersihan air kolam tempat ikan koi tinggal.

Peralatan seperti serok, pH tester, termometer, dan alat-alat lainnya harus digunakan dalam keadaan bersih.

Kalau bisa, sterilkan peralatan sebelum digunakan untuk menjaga kebersihan air kolam ikan koi Anda.

(BACA JUGA:Tips Budidaya Ikan Koi Anti Gatot Alias Gagal Total, Yuk Cek!)

Sebelum Anda memutuskan untuk memelihara ikan koi, Anda harus tahu cara memilih Bibit ikan koi berkualitas.

Poin pertama yang harus Anda perhatikan adalah, perhatikan gerakkan dari ikan koi, jika ia lincah dan gesit tandanya ia bibit ikan koi yang bagus dan sehat.

Anda juga harus perhatikan dari indukan mana ikan koi tersebut berasal. Semakin bagus kualitas indukan, semakin bagus juga proses tumbuh kembangnya.

Selain itu Anda juga bisa memperhatikan warna dan coraknya, apabila terang dan cerah tandanya ikan tersebut bibit bagus.

Bagi Anda penghobi ikan yang ingin mencoba memelihara ikan koi, ada baiknya untuk cek Harga pasaran ikan koi yang umum dijual.

(BACA JUGA:Wadidaw! Ikan Koi Rp 10 Juta ini Berakhir di Meja Makan, Miris Banget)

Sangat disarankan untuk mencoba membeli bibit ikan koi alias anakan ikan koi Lokal. Selain harganya yang murah, ikan koi Lokal tidak kalah berkualitas dengan ikan koi import.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut daftar harga ikan koi anakan lokal:

1. Bibit ikan koi lokal mix (ukuran 10-14 cm): Rp 13.100/ekor

2. Bibit ikan koi lokal mix (ukuran 7-9 cm): Rp 5.000/ekor

3. Bibit ikan koi Blitar (ukuran 8-10 cm): Rp 13.000/ekor

4. Bibit ikan koi lokal grade A (ukuran 4-5 cm): Rp 7.000/ekor

5. Bibit ikan koi lokal mix (ukuran 2-3 cm): Rp 3.000/ekor

6. Bibit ikan koi lokal grade A (ukuran 5-9 cm): Rp 9.000/ekor

7. Bibit ikan koi lokal grade A (ukuran 7-8 cm): Rp 7.500/ekor

8. Bibit ikan koi lokal grade strong (ukuran 12cm): Rp10.000/ekor

9. Bibit ikan koi lokal grade A (8-10 cm): Rp 25.000/ekor

10. Bibit ikan koi lokal grade strong (ukuran 6-9 cm): Rp 10.000/ekor

11. Bibit ikan koi lokal(ukuran 4-6 cm): Rp 4.000/ekor

12. Bibit ikan koi Blitar (ukuran 3-5 cm): Rp 3.000/ekor

13. Bibit ikan koi lokal (ukuran 5-7 cm): Rp 6.000/ekor

CATATAN PENTING: Harga di atas hanya perkiraan harga yang umum di pasaran dan dapat berubah sewaktu-waktu. Harga ikan koi juga berbeda-beda tiap daerah dan penjual.

Semoga bermanfaat.

JI

`
Kategori : Gaya hidup