Bersiap Hadapi Puncak Covid-19 November Mendatang, Berikut Jumlah Kasus di Singapura Akibat Omicron XXB


Singapura bersiap hadapi gelombang covid-19, imbas varian bau XBB-Vperemencom-Pixabay.com

JURNALIS INDONESIA - Singapura dikabarkan akan hadapi gelombang baru Covid-19, akibat merebaknya varian  Omicron XBB.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung pada Sabtu 15 Oktober lalu, dikutip dari laman mothersip.sg.

Berdasarkan keterangannya, Singapura kemungkinan akan menghadapi gelombang puncak infeksi Covid-19 akibat varian XBB pada pertengahan November 2022. Ong mencatat bahwa jumlah kasus Covid-19 telah meningkat sebagai akibat dari Subvarian Omicron XBB.

(BACA JUGA:Fenomena Laut Mediterania dan Laut Atlantik yang Tidak Bisa Menyatu, Bukti Kebenaran Al Quran dalam Sains)

Mereka yang tidak memiliki riwayat Covid-19 atau yang telah pulih dari Virus lebih dari tujuh bulan yang lalu mungkin berisiko lebih tinggi terinfeksi subvarian Omicron XBB Covid-19, menurut Menteri Kesehatan Ong Ye Kung.

XBB sekarang menjadi subvarian utama yang beredar di Singapura, dan menyumbang 54 persen kasus lokal selama seminggu dari 3 hingga 9 Oktober.

Hal tersebut merupakan peningkatan 32 persen dari 22 persen yang tercatat minggu sebelumnya.

(BACA JUGA:Akhiri Masa Jabatannya pada Hari Minggu Kemarin, Berikut Profil Lengkap Anies Baswedan)

Terjadi Infeksi Ulang

Proporsi infeksi ulang Covid-19 yang terjadi di Singapura telah meningkat selama sebulan terakhir, dimana infeksi ulang saat ini mencapai sekitar 17 persen dari total kasus baru.

`
Kategori : Nasional
Sumber : mothersip.sg