Mengenal Keturunan Suci Rosulullah dan Khadijah R.A, Begitu Mulia! Mulai dari Qasim hingga Fatimah


Mengenal Keturunan Suci Rosulullah dan Khadijah R.A, Begitu Mulia! Mulai dari Qasim hingga Fatimah--pixabay

JURNALIS INDONESIA - Nabi Muhammad merupakan nabi terakhir umat manusia. Beliau ditakdirkan oleh Allah keturunannya terputus kecuali dari Hasan dan Husain, putra dari Fatimah dan Ali. 

Keturunan Rosulullah hanya berlanjut melalui Hasan dan Husain. Karena semua putri Rosulullah –kecuali Fatimah, ditakdirkan oleh Allah keturunannya terputus. 

Berikut adalah keturunan suci nabi Muhammad SAW dan Istrinya, Khadijah. Mulai dari Qasim hingga Fatimah ditulis oleh Badiatul Roziqin dalam bukunya"The Golden Stories of Khadijah."

(BACA JUGA:Ijazah Amalan Doa dari Rasullah agar Terbebas Jeratan Hutang, Cukup Baca dan Hafalkan 2 Ayat Qur'an Berikut)

1. Qasim bin Muhammad 

Qasim adalah putra pertama Rosulullah. Karena memiliki putra qasim, Rosulullah mendapatkan julukan Abu Qasim yang bermakna "bapaknya qasim "

Qasim adalah putra pertama yang dilahirkan di Mekkah sebelum beliau diangkat menjadi rosul. Kemudian, lahirlah Zainab, lalu Ruqayyah dan seterusnya. 

Jarang sekali buku yang membahas tentang sejarah putra nabi Muhammad ini. Para sejarawan berpendapat bahwa Qasim meninggal saat kecil dan berusia dua tahun.

(BACA JUGA:Fenomena Laut Mediterania dan Laut Atlantik yang Tidak Bisa Menyatu, Bukti Kebenaran Al Quran dalam Sains)

2. Abdullah bin Muhammad 

Abdullah lahir setelah nabi Muhammad diangkat menjadi Rosul. Karena itu, Abdullah dijuluki dengan Al-Thayyib, “yang baik” dan al-thahir, “yang suci”. 

Abdullah meninggal sebelum berusia dua tahun. Kematiannya membuat rasul diejek oleh orang orang musyrik sebagai lelaki yang terputus generasi penerusnya. 

Menurut keterangan, Abdullah meninggal saat ia sudah bisa berjalan, akan tetapi belum disapih. Saat Abdullah meninggal, khadijah menangis, lalu ia berkata kepada Rosulullah. 

(BACA JUGA:Terlahir Dalam Kondisi Bersujud, Ini 5 Hal Istimewa Saat Kelahiran Nabi Muhammad SAW)

“wahai Rosulullah, kasihan Abdullah, ia meninggal sebelum disapih, sehingga air susuku masih tersisa."

Rosulullah lalu berkata, “relakanlah anak kita meneruskan susuannya di surga”

`
Kategori : Oase