Siap-siap! Siulan Dianggap Sebagai Kekerasan Seksual, Bisa Terancam Pidana


wakil menteri agama zainut tauhid mengatakan jika siulan termasuk dalam kekerasan seksual--PMJ News

JURNALIS INDONESIA - Baru-baru ini Pemerintah menetapkan jika Siulan dan tatapan bernuansa sebagai salah satu bentuk pelecehan seksual. 

Keputusan itu dimuat dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama.

Sebagai informasi, PMA tersebut mengatur segala bentuk Kekerasan Seksual mencakup verbal, nonfisik, fisik, dan teknologi infomasi dan komunikasi. Siulan termasuk dalam bentuk Kekerasan Seksual verbal dalam aturan tersebut.

(BACA JUGA:Link Nonton dan Sipnosis Serial Indonesia Bad Boys Vs Crazy Girls Episode 2, Tinggalkan Rebahin dan LK21)

 

Siulan dalam PMA ini adalah yang bernuansa seronok, mengandung unsur merendahkan atau melecehkan dan mengganggu kenyamanan objek. 

Oleh karena itu, Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid mengatakan tolok ukur siulan yang dimaksud bentuk pelecehan tersebut adalah membuat korban merasa tidak nyaman.

(BACA JUGA:5 Cara Mencegah Penularan Hepatitis Akut Misterius pada Anak-anak yang Telah Merenggut 99 Nyawa)

"Siulan yang dimaksud dalam regulasi ini adalah siulan yang bernuansa kekerasan seksual antara lain siulan yang bernuansa seronok dan juga mengandung unsur merendahkan atau melecehkan yang mengganggu kenyamanan objek," jelas Zainut.

Lebih lanjut Zainut menjelaskan, ukuran suatu siulan dan tatapan tertentu bernuansa seksual atau tidak ditentukan oleh korban. Ukurannya adalah kenyamanan korban. Bila korban tidak nyaman, berarti itu adalah bernuansa seksual.

(BACA JUGA:Link Nonton dan Sinopsis Anime My Dress-Up Darling Full HD sub Indo, Tinggalkan Situs Oploverz dan Meownime !)

`
Kategori : Nasional