BPOM Tentukan Nasib 5 Obat Sirup yang Terbukti Mengandung Eliten dan Dietilen Glikol


Terbukti! 5 Sirup ini Mengandung EG dan DEG, Lantas Bagaimana Nasibnya?--istockphoto.com

JURNALIS INDONESIA-Berikut adalah penjelasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Bpom) RI tentang informasi keempat hasil pengawasan Bpom terhadap Sirup Obat yang diduga menfandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) 

Sehubungan dengan perkembagnan hasil pengawasan yang dilakukan BPOM terhadap sirup obat yang diduga mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Dalam keterangan resminya, BPOM menginformasikan hal hal sebagai berikut.

(BACA JUGA:RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Tampung 49 Pasien Gagal Ginjal Akut, 31 Anak Meninggal Dunia)

"Sirup obat yang diduga mengandung cemaran EG dan DEG kemungkinan berasal dari 4 bahan tambahan yaitu propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin/gliserol, yang bukan merupakan bahan yang berbahaya atau dilarang digunakan dalam perbuatan sirup obat.” Menurut keterangan yang diterima jurnalis indonesia. 

Selain itu, BPOM juga  telah melakukan sampling terhadap 39 bets dari 26 sirup obat yang diduga mengansung cemaran EG dan DEG berdasarkan kriteria sampling dan pengujian antara lain: 

1) Diduga digunakan pasien Gagal Ginjal Akut sebelum dan selama berada/ masukrumah sakit 

2) Diproduksi oleh produsen yang menggunakan 4 bahan baku pelarut propilen glikol, polietilen glikol, dorbitol, dan gliserin/ gliserol dengan jumlah volume yang besat. 

3) Diproduksi oleh produsen yang memiliki rekam jejak kepatuhanminimal dalam pemenuhan aspek mutu 

(BACA JUGA:5 Cara Mencegah Penularan Hepatitis Akut Misterius pada Anak-anak yang Telah Merenggut 99 Nyawa)

Hasil samping dan pengujian terhadap 39 bets dari 26  sirup obat sampai dengan 19 oktober 2022, menunjukkan adanya kandungan cemaran EG yang melebihi ambang batas aman pada 5 produk berikut. 

a. Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.

b. Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.

c. Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan Dus, Botol Plastik @ 60 ml.

d. Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan Dus, Botol @ 60 ml.

e. Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan Dus, Botol @ 15 ml.

(BACA JUGA:Salah Konsumsi Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Akut, Ini Risiko Penggunaan Ibuprofen Di luar Anjuran Tenaga Medis)

`
Kategori : Kesehatan
Sumber : berbagai sumber