Kasus Pertama Covid-19 Varian XBB, Kementrian Kesehatan RI Meminta Waspada


Covid-19 Subvarian Omicron XBB--Pixels @Miguel Á. Padriñán

JURNALIS INDONESIA - Pemerintah Indonesia menerima informasi mengenai kasus Covid-19 Subvarian Omicron Xbb Pasien pertama adalah perempuan berusia 29 tahun yang baru pulang dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kementerian Kesehatan Ri (Kemenkes) mengatakan kasus pertama XBB adalah penyebaran regional.

Pasien tersebut mengalami gejala Batuk, Pilek dan Demam, namun kini dinyatakan negatif.

(BACA JUGA:22 Oktober Diperingati Hari Santri 2022 Usung Tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan, Ini Sejarahnya)

"Dinyatakan positif pada 26 September. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober," kata Juru Bicara Kemenkes Dr. Mohammad Syahril dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/10).

Dengan hasil tersebut, Kementerian Kesehatan melakukan tes dan studi kasus pada hampir 10 orang terdekat. Hasilnya mereka dianggap negatif dalam subversi XBB.

Syahril mengatakan bahwa meskipun XBB menyebar dengan cepat, tetapi kematiannya tidak lebih buruk dari Omicron.

(BACA JUGA:Peringati Hari Santri 2022, Berikut Daftar Tokoh Pesantren yang Ikut Andil di Bidang Pemerintahan)

Namun, tidak dapat dikatakan bahwa Indonesia aman karena 24 provinsi telah mengalami peningkatan kasus dalam 7 hari terakhir.

`
Kategori : Nasional