Selasa 27-07-2021,22:11 WIB

Polri Perangi Hoaks Pandemi Covid-19, Kabareskrim Tak Ragu Tindak Tegas Penyebar Berita Bohong




JURNALIS INDONESIA - Beredarnya kabar hoaks atau berita palsu membuat penanganan COvid-19 semakin lambat. Paling tidak, kabar hoaks ini akan memperlambat vaksinasi massal atau kurang taatnya masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto secara tegas menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk tidak segan-segan menindak para pelaku penyebar berita palsu terkait Covid-19.

Lulusan Akpol 1989 menuturkan bahwa Polri akan menggunakan dua pendekatan dalam menangani maraknya informasi hoaks ini.

(BACA JUGA:Polri Izinkan Pedagang Berjualan selama PPKM Darurat, Ini Syaratnya)

"Jika pelanggaran person to person (orang per orang), terapkan restorative justice dan surat edaran Kapolri. Akan tetapi, jika mengganggu upaya pemerintah dalam penanganan COVID-19, ini tindak tegas," kata Agus dalam rapat virtual, Selasa (20/7).

Dampak buruk dari penyebaran informasi palsu ini, menurut Agus menyebabkan masyarakat tidak bisa memilah informasi dengan benar.


Tags : #kabareskrim polri #covid-19 #kapolri jenderal pol listyo sigit prabowo #hoaks #ppkm darurat
Kategori : Nasional
Reporter : Nora
Editor : Nora

Sumber : diskusi virtual